Tall Girl (2019) Bagus, Tapi Biasa Saja

0
48
Tall Girl,
Gambar: Netflix (Youtube)
  • Peringatan. Tulisan ini mengandung spoiler. Tidak disarankan untuk anda yang belum menonton filmnya.

Plot

Tall Girl bercerita tentang Jodi (Ava Michelle). Remaja perempuan berusia 16 tahun. Tinggi badannya 187 cm, membuatnya tidak percaya diri. Padahal, ada remaja seusianya yang ingin tumbuh setinggi itu.

Di sekolah, Jodi memang dicibir karena tinggi badan. Gadis raksasa, adalah julukan dari teman-temannya. Mungkin karena itu judulnya Tall Girl. Nyaris setiap pagi, di lorong sekolah ada saja komentar jahat yang singgah di telinganya. Meski bukan siswi populer, Jodi punya dua orang sahabat. Fareeda (Anjelika Washington) dan Jack (Griffin Gluck). 

Liz (Paris Berelc) memusuhi Jodi. Dia ketua geng siswa populer di sekolah. Paling benci dan tidak nyaman dengan keberadaan Jodi. Pengaruh Liz, bikin Jodi merasa makin kecil. Kalau Liz merundung Jodi, siswa lain menertawakan. 

Jack punya ukuran tubuh yang lebih pendek dari Jodi. Dia perhatian dan sesekali jadi pembela kalau Jodi sedang dirundung. Jodi tahu, Jack punya perasaan padanya. Tapi, ingin punya kekasih yang lebih tinggi, Jodi menolak Jack. 

Stig Mohlin (Luke Eisner) adalah siswa baru. Tubuhnya tinggi, dan idola para gadis di sekolah. Liz dan Jodi bersaing untuk dapat perhatian dari Stig. Pada akhirnya, Stig dan Liz berpacaran. Tapi Stig, sepertinya lebih berminat pada Jodi. Liz tahu itu, dan semakin membenci Jodi.

Baca juga: Extracurricular (2020): Sisi Gelap Kehidupan Remaja Korea

Keluarga adalah pondasi penting untuk menemukan kepercayaan diri. Keluarga yang hangat, saling mendukung, dan humoris dambaan setiap orang. Jodi punya ibu yang narsis (Angela Kinsey) dan ayah (Steve Zahn) yang paranoid sepanjang waktu dengan keadaan biologis putrinya.

Kakak Jodi, Harper (Sabrina Carpenter) adalah juara berbagai kontes kecantikan. Sempurna, tapi punya kepribadian yang aneh. Keluarga Jodi adalah komedi yang menghibur. Menutupi kisah Jodi yang sebetulnya biasa-biasa saja.

Ketika sekolah mengadakan malam pesta pemilihan raja dan ratu, Stig dan Liz jadi kandidat pemenang paling kuat. Jodi hadir dengan transformasi yang mengesankan. Semua yang hadir terpukau. 

Tall Girl lebih banyak menampilkan perjalanan Jodi menemukan kekasih. Alih-alih proses Jodi menerima diri bentuk tubuhnya. Pertengkaran Liz dan Jodi mendapatkan hati Stig lebih dominan diceritakan. Seolah urusan body positivity cuma bumbu kisah percintaan remaja.

Penerimaan diri Jodi seperti bukan gagasan utama. Padahal, film ini punya potensi besar untuk memberi dampak. Terutama bagi remaja di dunia nyata dengan masalah kepercayaan diri seperti Jodi.

Seperti romansa pada umumnya, ceritanya mudah ditebak. Seorang gadis culun, ingin punya pasangan. Lalu muncul siswa populer yang memberi perhatian. Jenis romansa yang sangat tipikal dan bisa kita temukan dalam cerita Disney. Hanya saja, yang ini tayang di Netlix. 

Tonton trailernya sekarang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here