Midsommar (2019), Horor Segar yang Melabrak Pakem Teror

3
254
Midsommar,
Gambar: A24 (Youtube)

Midsommar yang out of the dark

Horror yang berselimut terik matahari. Begitu Ari Aster menampilkan keseraman dalam filmnya. Dengan nuansa segar yang out of the dark, itulah Midsommar.

Setelah film Hereditary sukses di layar lebar, Ari Aster sepertinya belum puas. Dia berkesperimen dengan teror yang lebih segar. Unik, karena didominasi latar terang dan warna vibrant.

Plot

Cerita bermula dari sekelompok anak muda yang berlibur ke Desa Halsingland, Swedia. Tak hanya berlibur, beberapa dari mereka sedang mengerjakan tesis. Dengan Halsinglan sebagai lokasi penelitian.

Ketika Desa Halsingland berada di titik balik matahari. Di sana, siang akan lebih lama. Sementara malam menjadi sangat singkat selama 9 hari.

Baca juga: Menonton Hereditary (2018) Sukses Bikin Saya Depresi

Sinematografi

Pencahayaan dan warna

Pengambilan gambar dalam tiap adegan benar-benar over exposure. Menghancurkan pakem horor yang biasanya identik dengan gelap, malam, dan hitam.

Penggunaan warnanya pun penuh kontras. Dari bunga warna-warni, baju terusan serba putih, serta paling penting, warna hijau yang menawan dan menampakkan kesuburan. Warna hijau, rasanya jadi warna utama dalam Midsommar. Mengingat seringnya penggunaan rumput dan pepohonan sebagai elemen latar.

Sorotan

Umumnya, adegan yang merekam dialog hanya menggunakan teknik perspektif kamera satu titik. Sehingga sorotan hanya berfokus pada satu orang saja. Tapi, Ari Aster cukup cerdas. Dia mengakali sorotan dengan penggunaan cermin sebagai elemen. Membuat lawan bicara juga tetap terlihat, meski sorotan terarah ke satu titik.

Kultur dan teror

Teror Midsommar bukan hantu yang tampil mendadak sebagai kejutan. Bukan pula suara latar yang mencekam, membuat kita bergidik ngeri. Gelap, sudah jelas bukan elemen teror dalam fim ini.

Teror Midsommar adalah kultur Halsingland. Dalam upacara adat Attestupa, orang yang paling tua harus menjatuhkan dirinya dari atas jurang hingga tewas. Kengerian muncul dari nuansa yang gore. Kepala yang hancur setelah melompat dari tebing, atau kaki yang patah.

Midsommar adalah horor yang segar. Berani keluar dari pakem. Ini membuat Ari Aster layak diperhitungkan keberadaanya. Hereditary dan midsommar sejak tayangan perdananya, mungkin telah menjungkirbalikkan pakem teror sinema, untuk selamanya.

Tonton trailernya sekarang.

3 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here