Bungou Stray Dogs (2016): Membawa Sastra ke Dalam Anime

0
149
Bungou Stray Dogs,
Gambar: Kadokawa Anime (Youtube)
  • Peringatan. Tulisan ini mengandung spoiler. Tidak disarankan untuk Anda yang belum menontonnya.

Bungou Stray Dogs adalah anime adaptasi dari manga karangan Kafka Asagiri. Diilustrasikan oleh Sango Harukawa. Digarap oleh Studio Bones. Rumah produksi dengan beberapa adaptasi sukses macam Fullmetal Alchemist, Noragami, dan Boku no Hero Academia.

Sejauh ini, Bungou Stray Dogs telah diadaptasi hingga tiga musim. Musim ke empatnya telah dikonfirmasi akan tayang tahun ini. Salah satu platform yang memegang hak tayangnya adalah Netflix Indonesia.

Baca juga: Tower of God (2020) Adalah Penanda Era Baru Anime

Plot

Bungo Stray Dogs dibuka dengan perkenalan karakter Atsushi Nakajima. Seorang yatim piatu. Dia diusir dari panti asuhan. Telah mengalami kekerasan sejak masa kanak-kanak. Nasib buruk itu mengikutinya hingga ke dunia luar.

Kasus penyerangan harimau dilaporkan terjadi pada beberapa titik di Jepang. Semuanya pernah dilewati Atsushi. Dia bertemu dengan detektif pecandu bunuh diri, Ozamu Dazai.

Baca juga: Psycho-Pass : Mungkin Masa Depan Manusia akan Seperti ini Setelah Covid-19

Dazai memiliki kemampuan deduksi yang luar biasa. Dia memecahkan misteri dengan mudah. Atsushi selamat dari kehidupan jalanan berkat pertolongannya.

Belakangan diketahui, Atshushi punya kekuatan khusus yang berpotensi jadi incaran mafia. Dazai merekrutnya sebagai anggota Agensi Detektif Bersenjata. Unit penyelidikan swasta yang menangani kasus kejahatan spesial. Semua anggotanya adalah individu berkemampuan khusus.

Ryunosuke Akutagawa adalah pimpinan eksekutif Mafia Pelabuhan yang mengincar Atshushi. Organisasinya adalah penguasa dunia malam di kota Yokohama. Kejahatan mereka sangat terorganisir dan tak tersentuh oleh institusi penegak hukum.

Baca juga: Darwin’s Game (2020): Shounen Battle Royale Rasa Isekai

Di agensi, Atshushi mengenal anggota lain dengan kekuatan luar biasa. Kunikida Doppo, senior yang tegas namun peduli pada teman-temannya. Miyazawa Kenji bocah kampung dengan kekuatan luar biasa. Tanizaki Junichirou dan Tanizaki Naomi kakak beradik dengan kekuatan yang cocok untuk misi khusus.

Selain mereka, ada juga Akiko Yosano. Dokter yang berani terjun ke medan tempur. Juga Ranpo Edogawa. Detektif dengan kemampuan deduksi 100% akurat. Kemampuannya bahkan melampaui Dazai.

Baca juga: 4 Manhwa Webtoon yang Layak Diadaptasi Jadi Serial Anime

Bukan Shonen, ini Seinen

Plot Bungou Stray Dogs rasanya seperti shonen. Tapi sama sekali bukan. Ini adalah anime seinen. Target demografinya adalah pria dewasa di rentang usia 20-50 tahun.

Karena target usia, alur Bungou Stray Dogs terbilang rumit. Adegan pertarungannya sadis. Dengan pertunjukan darah dan bagian tubuh terpotong.

Perkembangan tiap karakternya sangat menarik. Mereka diberi masa lalu yang bikin kita berempati. Bahkan pada karakter paling antagonis sekalipun. Ini yang membuat ceritanya jadi rumit. Sebagai penonton, sulit untuk memilih keberpihakan pada salah satu kelompok dalam anime ini.

Baca juga: Koe No Katachi (2016): Sebuah Usaha Membicarakan Disabilitas, Perundungan, dan Penebusan Dosa

Membawa Sastra ke dalam Anime

Daya tarik utama anime ini adalah penamaan karakternya. Mereka dinamai berdasarkan nama asli para sastrawan jepang. Kekuatan supernatural dan kepribadian karakter, juga dibuat berdasarkan sifat dan karya ikonik para pesohor.

Ozamu Dazai misalnya. Saat bertemu Atshushi, ia sedang tenggelam di sungai karena percobaan bunuh diri. Sama persis dengan Dazai dari dunia nyata. Selalu mencoba bunuh diri karena depresi. Tujuannya benar-benar tercapai setelah meneggelamkan diri di Sungai Kanagawa.

Baca juga: 5 Anime untuk Nostalgia Masa Sekolah

Kekuatan Dazai, Bukan Manusia Lagi diambil dari judul adikarya Ozamu Dazai yang asli. Tak hanya sastrawan Jepang. Dalam Bungou Stray Dogs ada karakter yang dibuat berdasarkan keberadaan sastrawan dunia. Mulai dari Dostoevsky, Fitzgerald, hingga kapal bernama Moby Dick.

Bungou Stray Dogs adalah pilihan tepat jika kamu adalah penikmat anime sekaligus pembaca sastra. Di dalamnya ada referensi menarik yang berkaitan dengan fakta-fakta kehidupan maupun karya penulis favorit.

Meski begitu, tidak mesti menyukai sastra jika ingin menikmati anime ini. Bungou Stray Dogs tetap layak tonton karena plotnya yang familiar. Namun, tetap dengan keunikannya sendiri. Mungkin saja, kamu malah berminat membaca beberapa karya dari karakter asli yang jadi favoritmu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here